Selasa, 16 Desember 2008

konvergensi teknologi

Konvergensi Dan Budaya Masyarakat Masa Depan
- Berkembangnya teknologi informasi (information technology / IT) semenjak akhir milenium kedua telah menyebabkan sejumlah perubahan mendasar dalam kehidupan manusia masa kini.Perubahan tersebut muncul seiring lahirnya mekanisme baru dalam berkomunikasi yang ditandai dengan penggunaan multimedia dimana teks, suara, gambar atau grafis dapat diakses sekaligus ke dalam seperangkat media. Masyarakat masa kini dapat mengakses informasi secara cepat dan lengkap melalui penggunaan alat komunikasi seperti telepon rumah, telepon genggam, televisi, komputer, dan berbagai media elektronik lainnya yang telah dilengkapi dengan jaringan internet

BERITA - internalmedia.wordpress.com -


Konvergensi dan budaya masyarakat

Kunci dari konvergensi adalah digitalisasi, kerena seluruh bentuk informasi maupun data diubah dari format analog ke format digital sehingga dikirim ke dalam satuan bit (binary digit). Karena informasi yang dikirim merupakan format digital, konvergensi mengarah pada penciptaan produk-produk yang aplikatif yang mampu melakukan fungsi audiovisual sekaligus komputasi. Maka jangan heran jika sekarang ini komputer dapat difungsikan sebagai pesawat televisi, atau telepon genggam dapat menerima suara, tulisan, data maupun gambar tiga dimensi (3G).
Dalam konteks yang lebih luas, konvergensi media sesungguhnya bukan saja memperlihatkan kian cepatnya perkembangan teknologi. Konvergensi mengubah hubungan antara teknologi, industri, pasar, gaya hidup dan khalayak. Singkatnya, konvergensi mengubah pola-pola hubungan produksi dan konsumsi, yang penggunaannya berdampak serius pada berbagai bidang seperti ekonomi, politik, pendidikan, dan kebudayaan. Perubahan ini ditandai dengan meningkatnya penggunaan media konvergen secara luar biasa. Sebutlah misalnya di Amerika Serikat; dalam laporannya “The Emerging of Digital Economy” pada Mei 1998, US Department of Commerce menyebutkan bahwa dalam tempo 4 tahun saja internet telah mencapai 50 juta pengguna. Angka ini tentu saja fantastis mengingat televisi butuh waktu selama 13 tahun, komputer 16, radio 38 tahun, dan telepon 74 tahun untuk dapat mencapai jumlah pelanggan yang sama (Mengko, 2001).
Di samping itu, berkat kemajuan teknologi informasi pula, biaya maupun infrastruktur yang diperlukan untuk dapat mengolah dan mengirimkan informasi pun kian murah dari tahun ke tahun. Sebut saja desktop maupun notebook yang sekarang ini laris manis bak kacang goreng karena disamping harganya yang makin terjangkau juga fasilitas yang disediakan juga makin canggih.
Secara khusus, konvergensi teknologi informasi menyebabkan bergesernya pola perilaku manusia dalam bekerja, belajar, mengelola lembaga bisnis atau perusahaan, menjalankan pemerintahan, maupun dalam melakukan perdagangan. Sejalan dengan itu, kini kita akrab dengan aktivitas bisnis baik perdagangan maupun perbankan yang akrab kita kenal dengan sebutan e-commerce dan e-banking. Di sektor pemerintahan saat ini telah dikenal istilah e-government.
Di sektor komunikasi massa, konvergensi teknologi informasi memperlihatkan fenomena yang luar biasa. Jika dahulu aktivitas komunikasi massa hanya mengenal media cetak dan media elektronik, kini telah dikenal beragam media massa berbasis internet. Era konvergensi media komunikasi sekarang ini ditandai dengan luluhnya konsepsi lembaga pers yang sifatnya masif dan melembaga menjadi media interaktif yang aksesnya bersifat personal atau individual. Bahkan di negara maju semacam Amerika sendiri saat ini tengah berlangsung kecenderungan menurunnya pelanggan media cetak dan meningkatnya pelanggan internet. Diramalkan bahwa dalam beberapa dekade mendatang di negara tersebut masyarakat akan meninggalkan media massa tradisional dan beralih ke media konvergen. Ini juga berarti terjadi perubahan budaya konsumsi informasi masyarakat, dari masyarakat pembaca dan penonton pasif menuju masyarakat pembaca dan penonton aktif. Publik alias pengakses media konvergen sekarang ini tidak lagi dapat diatur dalam mengkonsumsi informasi media karena mereka cenderung memilih informasi yang paling mereka senangi atau paling mereka butuhkan melalui media konvergen.
Konvergensi teknologi komunikasi sekarang memudahkan wartawan online bekerja, karena berita-berita aktual dapat segera diedit sendiri dan segera dikirim dengan bantuan internet sehingga peran editor menjadi berkurang. Kemudahan lain termasuk produksi dan pengolahan gambar yang sekarang ini dilakukan secara digital menyebabkan waktu yang digunakan semakin singkat serta dapat disimpan dalam jumlah yang tidk terbatas. Teknologi seluloid untuk mengambil gambar obyek berita tanpa terasa telah ditinggalkan dalam dunia profesi wartawan.
Secara umum, konvergensi teknologi informasi sesungguhnya menyediakan keuntungan yang tidak terhitung bagi masyarakat luas. Keberadaan jaringan komputer yang melancarkan arus komunikasi konvergen sesungguhnya ibarat “information highway” alias jalan raya informasi yang menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengakses dan menggunakannya demi keperluan hidup. Sebagai jalan raya virtual, konvergensi teknologi informasi selayaknya dianggap sebagai infrastruktur penunjang kemajuan sebanding dengan jalan raya fisik yang telah berhasil menunjang pembangunan. Memang belum ada satupun teori sederhana yang dapat menjelaskan hubungan bahwa tersedianya infrastruktur informasi akan menentukan keberhasilan ekonomi suatu negara. Kendati demikian, pengalaman banyak negara maju memperlihatkan bahwa pada saat teknologi informasi dimanfaatkan secara optimal, masyarakat dapat menikmati ekonomi yang lebih baik dibandingkan dengan di negara-negara yang belum memanfaatannya. Dalam konteks ini maka konvergensi sesungguhnya mempunyai peran untuk menumbuhkan pelbagai kegiatan ekonomi. Dalam masyarakat informasi, sebuah adagium baru mengatakan bahwa kekuasaan ekonomi masa kini ditentukan oleh penguasaan informasi. Barang siapa dapat menguasai dan menggunakan informasi dengan baik, maka ia berpotensi untuk sukses secara ekonomi. Wallahu’alam bishowwab.

Konvergensi Teknologi Membuat Dunia Semakin Terintegrasi
Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat membawa dampak terhadap kehidupan social masyarakat. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh media adalah perbedaan nilai- nilai dalam masyarakat. Dalam menanggulangi munculnya perbedaan nilai dalam masyarakat, kolaborasi massa muncul sebagai solusinya. Dengan berkolaborasi, orang dapat bekerjasama menghasilkan sebuah inovasi yang hasilnya dapat dinikmati secara komunal. Salah satu gejala munculnya kolaborasi massa pada masa kini adalah munculnya bentuk web baru. Bentuk web yang baru ini lebih interakatif di mana setiap orang yang memiliki akses terhadap website ini dapat berpartisipasi di dalamnya sehingga informasi menajdi semakin mendalam. Saat ini dapat kita lihat banyak sekali situs- situs forum komunitas yang membahas mengenai sesuatu sehingga menjadi alternative baru untuk seseorang dalam mencari informasi. Hasil bentuk kolaborasi antarindividu ini disebut juga peer production. Bentuk peer production ini diantaranya adalah ideagoras, prosumer, new Alexandrians, open platform, global plant works, dan wiki workplace.
Dalam mass collaboration, kini masyarakat tidak hanya menonsumsi informasi dalam media interaktif. Mereka juga dapat berontribusi dengan memberikan informasi kepada kalayak lain. Untuk itu, saat ini khalayak tidak hanya berperan sebagai konsumen, melainkan juga sebagai produsen. Dalam kolaborasi massa, individu dikenal sebagai prosumer, di mana merek tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga produsen.
Berbagai informasi yang masuk ke dalam website interaktif ini menghasilkan collective intelligence atau the wisdom of crowds. Ini merupakan kumpulan berbagai pengetahuan yang terbentuk dari berbagai macam pemikiran, pilihan dan penilaian- penilaian partisipan yang independen. Berbagai informasi yang masuk membentuk sebuah intelejensia kolektif di mana setiap informasi yang berasal dari kontribusi partisipan membentuk sebuah pengetahuan kolektif. Bentuk collective intelligence ini kerap kita lihat saat kita mengakses situs web wikipedia. Wikipedia merupakan sebuah collective intelligence di mana kita dapat mendapatkan informasi yang berasal dari orang lain yang memberikan informasi tersebut secara sukarela. Selain itu, kita juga dapat memberikan kontribusi dengan memberikan informasi ke dalam wikipedia yang akan dimanfaatkan oleh orang lain. Situs lain yang merupakan bentuk mass collaboration adalah youtube, Amazon.com, Kaskus.com, rapidshare.com, dll.
Open platform dibuat untuk membentuk sebuah tataran global dimana kelompok-kelompok dan peers dapat menciptakan sebuah nilai atau bisnis baru. Lain halnya dengan global plant floor dimana kekuatan tanpa batasan ruang dibuat dan dikuatkan untuk merancang sesuatu. Tempat untuk meningkatkan inovasi dan mengembangkan moral dengan mengabaikan hierarki organisasi yang sudah ketinggalan jaman merupakan pengertian dari wiki workplaces.

copyleft@irwansah.waena.org 2007

Tidak ada komentar: